CIBEST IPB Hadiri Panen Raya Program Kemandirian Ekonomi Pesantren di Karawang

Uncategorized

CIBEST IPB Hadiri Panen Raya Program Kemandirian Ekonomi Pesantren di Karawang

Karawang, 23 Juni 2025 — Center for Islamic Business and Economic Studies (CIBEST) IPB turut berkesempaatn untuk hadir dalam kegiatan Panen Padi Program Kemandirian Ekonomi Pesantren yang dilaksanakan langsung di areal persawahan milik Pesantren Nurul Iman, Karawang, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Kemandirian Ekonomi Pesantren Berbasis Komoditas Beras GNPIP yang bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui sektor pertanian. Panen raya ini merupakan salah satu wujud nyata kontribusi pesantren dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui budidaya padi yang dikelola langsung oleh para santri dan pengurus pesantren secara berkelanjutan.

Acara diawali dengan prosesi simbolisasi panen sebagai tanda dimulainya panen raya yang kemudian dilanjutkan dengan upacara dan sambutan dari berbagai pihak. CIBEST IPB turut hadir dan memberikan sambutan yang disampaikan oleh Muhammad Anhar, S.Pi, M.E. selaku perwakilan CIBEST IPB.

Dalam sambutannya, Muhammad Anhar menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan panen raya tersebut dan menegaskan pentingnya peran pesantren dalam mendukung kemandirian pangan. Harapannya produksi beras dari pesantren terus meningkat, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan menekan laju inflasi, khususnya untuk komoditas beras yang menjadi makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia.

Program ini merupakan program yang sedang dilaksanakan oleh DEKS BI yang bekerjasama dengan CIBEST IPB. Program Kemandirian Ekonomi Pesantren Berbasis Komoditas Beras GNPIP diharapakan dapat mendorong pengembangan ekonomi syariah berbasis masyarakat dan memberdayakan pesantren sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Keterlibatan aktif pesantren dalam sektor pertanian diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan keagamaan lainnya di seluruh Indonesia.